Translater

Jumat, 22 April 2016

GAME

TUGAS SOFTSKILL II
Perancangan game

1. Rancangan Game


2. Skenario Game
Judul game         : Jajanken
Jenis game          : Pertarungan

Pada game ini kita akan membuat sebuah game bertemakan pertarungan. Disini kita mempunyai 3 buah tombol yaitu A, S , D yang dimana tombol tersebut dipergunakan untuk mengeluarkan gunting, batu, kertas untuk melawan musuh .

Game ini diperuntukan untuk anak-anak untuk melatih konsentrasi. Terdapat dua sisi yaitu kiri dan kanan, disisi kiri terdapat objek seperti hero. Disisi kanan terdapt objek hero lawan.

Game ini memiliki peraturan seperti berikut :

1.       Hanya ada 2 pemain dalam game ini, user dan lawan atau user1 dan user2.
2.      Ada 3 babak dalam permainan ini, masing-masing babak 5 detik.
3.      Masing-masing pemain mengeluarkan jajanken (gunting/batu/kertas) sebelum 5 detik dalam 1 babak.
4.      Peraturan jajanken gunting mengalahkan kertas, kertas mengalahkan batu, dan batu mengalahkan gunting.
5.      Pemain harus bisa mengalahkan jajanken lawan dan mengumpulkan poin tiap babak.
6.      Pemain yang mendapatkan poin terbanyak dialah pemenangnya.



Sabtu, 16 April 2016

GAME

TUGAS SOFTSKILL 1

PENGANTAR TEKNOLOGI GAME


1. Pengertian Game
Dalam kamus bahasa Indonesia Game adalah permainan. Permainan merupakan bagian dari bermain dan bermain juga bagian dari permainan keduanya saling berhubungan. Permainan adalah kegiatan yang kompleks yang didalamnya terdapat peraturan. Sebuah permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan, disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan merupakan rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi perilaku pemain dan menentukan permainan. Game bertujuan untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak - anak hingga orang dewasa. Games sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga bisa merugikan karena apabila kita sudah kecanduan game kita akan lupa waktu dan akan mengganggu kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan.

2. Perkembangan Game
Berikut ini merupakan perkembangan dari beberapa game. Mulai dari Generas pertama sampai Generasi Mobile dan Online:
a. Generasi Pertama
    1972, pada saat itu orang belum mengenal konsol atau game komputer, yang mereka tahu adalah video game, yaitu sebuah permainan elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Sebuah perusahaan bernama Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey. 

   1975, Magnavox menyerah dan menghentikan produksi Odyssey. Sebagai gantinya, mereka mengikuti jejak Atari, memproduksi mesin ding dong bernama Odyssey 100, yang khusus menyajikan game Pong. 
b. Generasi Kedua
            1976, Fairchild mencoba menghidupkan kembali dunia video game dengan menciptakan VES (Video Entertainment System). VES adalah mesin pertama yang disebut ”konsol”. Konsol ini menggunakan kaset magnetik yang disebut cartridge. Konsep ini kemudian diikuti oleh beberapa produsen lain, termasuk Atari, Magnavox, dan RCA, ketiga perusahaan tersebut juga merilis konsol serupa.
1977, dunia konsol menjadi tidak populer, game-game yang ada tidak berhasil menarik minat. Fairchild dan RCA mengalami kebangkrutan. Praktis, hanya ada Atari dan Magnavox yang masih bertahan di dunia video game.
1978, Magnavox meluncurkan Odyssey 2, seperti halnya Odyssey pertama, konsol ini pun gagal menjadi hit. Tak lama berselang, Atari meluncurkan konsol legendaris, Atari 2600, yang terkenal dengan game Space Invaders-nya
1980, berbagai produsen konsol muncul, dan mereka mengambil Atari 2600 sebagai konsep dasar, perkembangan dunia game pun semakin pesat.
1983, dunia video game kembali ambruk. Game-game yang kurang kreatif membuat konsol kembali mendapat sambutan dingin, apalagi, PC saat itu menjadi semakin canggih. Orang lebih memilih membeli PC ketimbang konsol video game, selain untuk bermain, PC juga produktif untuk bekerja. Game-game komputer (PC Game) semakin berkembang pesat, hingga saat ini. Pelopor PC ber-game saat itu adalah Commodore 64, konsol sekaligus personal computer yang menyediakan tampilan grafis 16-warna dan memiliki kapasitas memori jauh lebih baik dari konsol videogame model apa pun.
c. Generasi Ketiga
1983, perusahaan bernama Famicom (Jepang) menciptakan gebrakan baru, sebuah konsol bernama Famicom/Nintendo Entertainment System (NES) dirilis di akhir 1983. Konsol ini menampilkan gambar dan animasi resolusi tinggi untuk pertama kalinya. Setelah mendapat sambutan hangat di Jepang, Famicom memperluas pemasarannya ke Amerika, yang dikenal dengan NES (Nintendo Entertainment System). Nintendo memiliki chip pengaman pada cartridge game mereka, dengan demikian seluruh game yang akan dirilis haruslah seijin developer Nintendo. Dan akhirnya, muncul sebuah game legendaris, Super Mario Brothers, yang dibintangi karakter fenomenal yang tetap eksis hingga kini, Mario.

d. Generasi Keempat
1988, NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi.
1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol mereka begitu handal dan populer.
e. Generasi Kelima
      1990-1994, Sega dan Nintendo tetap bersaing. Berbagai game fenomenal dirilis. SNES menyertakan chip Super FX pada cartridge mereka, dan Sega menggunakan Sega Virtua Processor, keduanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas grafis dari game. Alhasil, SNES dan Sega saling beradu dengan game-game keren seperti Donky Kong Country (SNES) dan Vectorman (Sega).
1993, sebuah perusahaan ternama, Panasonic, merilis konsolnya yang bernama Panasonic 3DO. Ini adalah konsol pertama yang menggunakan CD sebagai pengganti cartridge. Harganya yang sangat mahal membuat konsol ini tidak populer, 3DO tidak bertahan lama dan harus segera menghentikan produksinya.
1994, Atari kembali meluncurkan konsol baru untuk menandingi Nintendo dan Sega. Atari Jaguar jelas jauh lebih canggih ketimbang NES maupun Mega Drive, tetapi penggunaannya yang sulit menjadi batu sandungan, belum lagi, pada tahun yang sama, Sony merilis konsol super legendaris, PlayStation. Atari bangkrut dan akhirnya melakukan merger. Konsol basis CD yang pertama kali menuai sukses adalah Sony PlayStation. Konsol Jepang ini segera mendapat sambutan hangat, dan hingga saat ini, PlayStation sudah terjual ratusan juta unit. PlayStation yang juga disebut PS-One merupakan konsol terlaris sepanjang masa. Sega dan Nintendo tampaknya menyadari ketertinggalan mereka dari Sony. Sega kemudian merilis Sega Saturn, dan Nintendo mengeluarkan Nintendo 64.


f. Generasi Keenam
1998, Setelah jatuhnya Nintendo dan Sega, kini dunia konsol jadi milik Sony. PlayStation menjadi raja dan bisa dibilang tidak memiliki pesaing. Sega mencoba meluncurkan Sega Dreamcast untuk mematahkan dominasi Sony, tetapi kembali gagal, akhirnya pada tahun itu juga, Sega mengundurkan diri dari dunia produsen konsol.
2000, Sony semakin ’merajalela’ ketika mereka berhasil merilis konsol barunya, PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD. Nintendo mencoba bertahan di dunia konsol dengan merilis GameCube. Konsol ini tidak menggunakan DVD 12 cm biasa, melainkan DVD yang berukuran lebih kecil, yaitu 8 cm. Ukuran keping medianya yang lagi-lagi nyeleneh membuat GameCube kurang populer. Satu-satunya pesaing serius PlayStation 2 adalah Xbox. Sebuah konsol keluaran Microsoft ini menggebrak dengan tampilan visual yang sangat tajam dan berkualitas yang kala itu lebih menarik dibanding dengan PlayStation 2. Sayangnya game-game Xbox ternyata tidak sepopuler PlayStation 2. Satu game Xbox yang menjadi hit dan cukup fenomenal yaitu Halo. Karena game ini udah memanfaatkan fasilitas ‘unggul’ dari Microsoft, yaitu Xbox Live.
g. Generasi Ketujuh
2005, Boleh dibilang, Xbox terlambat meluncur ke pasaran dibanding PlayStation 2, dan support game-game tenar juga sangat minim. Tetapi, Microsoft seolah belajar dari kesalahannya. Pada saat Sony masih melakukan riset untuk konsol PlayStation 3 yang menggunakan Blu-Ray, Microsoft kali ini telah mengambil seribu langkah lebih cepat. Xbox 360, konsol generasi terkini yang memanfaatkan media HD-DVD.
2006, Xbox 360 hadir dengan segudang fitur istimewa, mulai dari grafis, hingga titel-titel game terkenal. Di antaranya Best Game of The Year s2006 versi beberapa situs game terkemuka, Gears of War. Apalagi, Xbox Live semakin disempurnakan, dan mendapat sambutan luar biasa dari para gamer. Kali ini, giliran Sony yang terlambat. PlayStation 3 dirilis pada November 2006, selang seminggu sebelum Nintendo meluncurkan terobosannya, yaitu Nintendo Wii. Posisi PlayStation 3 kurang menguntungkan, selain karena Xbox 360 sudah keburu tenar duluan, Wii juga menawarkan inovasi pada stik kontrol mereka yang ’motion sensitive’. Apalagi, harga konsol terbaru Sony itu merupakan yang paling mahal dibanding dua pesaingnya. Alhasil, penjualan PlayStation 3 menjadi yang terendah di bawah Xbox 360 dan Wii.
h. Generasi Handleheld
   Ini game generasi paling heboh karena banyak permainan/game yang dikembangkan untuk keperluan mobile seperti Game Flash, Game Versi Web, Game Versi Android dan dengan dukungan teknologi web maka muncullah Game Versi HTML5 yang kian marak dikembangkan sejak tahun 2012. gi-game-di-dunia-2.

3. Hal - hal yang dibutuhkan dalam membuat Game
     Secara garis besar hal-hal yang dibutuhkan dalam pembuatan game itu seperi :
a. Tentukan tema game
Kita harus menentukan tema dalam membuat game misalnya new year, valentine, hallowen, christmass, education, winter, summer, dll.
b. Pilih Genre game
Pilih genre yang akan kia gunakan misalnya : Actions, Sport, Adventure, Puzzle, Shooting,  Strategy, Card, RPG, dll.
c. Pilih grafis
“Dipandang rupa, dimakan rasa” Karena grafislah yang dipandang saat game dimainkan maka pilihlah secara bijak grafis yang akan digunakan realistis, semi realistis, atau kartun.
d. Pilih software
Pilih software yang akan digunakan Macromedia Flash MX (Actionscript 1), Macromedia Flash MX 2004 (Actionscript 2), Macromedia Flash 8 (Actionscript 2), Adobe Flash CS3 (Actionscript 3) atau Adobe Flash CS4 (Actionscript 3) tergantung kemampuan anda. Jika anda bisa semuanya, pilihlah yang menurut anda gampang dibuat dan menghasilkan game yang bagus.
e. Cari musik dan sound efek
Tanpa musik dan sound efek game akan terasa kurang hidup ketika dimainkan. Anda jangan asal memasukan musik dan sound efek karena akan membuat game anda menjadi lebih kurang bagus. Cari musik dan sound efek yang benar-benar cocok bagi game.
f. Mulai membuat game
Setelah anda menentukan 5 nomor di atas, kini saatnya anda membuat gamenya.
g. Tes game
Setelah gamenya selesai, tes terlebih dahulu. Apakah ada error atau tidak.

4. Jenis - jenis Game
Selama ini kita hanya bisa memainkan macam-macam jenis game tanpa tahu genre game yang kita mainkan, nah di sini cintagame.com akan memberikan sedikit pengetahuan tentang pengelompokan game berikut jenis atau genre game yang selama ini kita nikmati :
Berdasarkan jenis platform atau alat yang digunakan :
1. Arcade Game yaitu sering disebut ding-dong di Indonesia, biasanya berada di daerah / tempat khusus dan memiliki box atau mesin yang memang khusus di design untuk jenis video games, kebanyakan para gamers merasa “masuk” dan “menikmati” sebuah arti permainan itu sendiri, didukung dengan perangkat, seperti pistol, kursi khusus, sensor gerakan, sensor injakkan dan stir mobil (beserta transmisinya tentunya).
2. PC Game yaitu video game yang dimainkan menggunakan Personal Computers..
3. Console Game yaitu video games yang dimainkan menggunakan console tertentu, seperti Playstation 2, Playstation 3, dan Nintendo Wii..
4. Handheld Game yaitu yang dimainkan di console khusus video game yang dapat dibawa kemana-mana, contoh Nintendo DS dan Sony PSP..
5. Mobile Game yaitu yang dapat dimainkan atau khusus untuk mobile phone atau PDA.
Berdasarkan genre atau jenis permainanya yaitu :
1. Shooter
Shooter Adalah Jenis game yang di mainkan menggunakan sebuah senjata, biasanya pistol, senapan, atau senjata jarak jauh lainnya”. Biasanya tujuan dari permainan ini adalah menembak lawan dan memenangkan misi tanpa harus gugur di medan perang. Shooter di bagi 3 yaitu :
First Person Shooter (FPS)
Adalah Jenis game yang menggunakan sudut pandang orang pertama yang biasanya kita mainkan tanpa bisa melihat karakter yang kita mainkan, ini maksudkan untuk memberikan para gamers bisa memiliki perasaan “berada di sana”, dan memungkinkan pemain untuk fokus pada bidikan, sehingga kita hanya bisa melihat tangannya saja dan tidak melihat tubuh karakter yang dimainkan. Contoh : Syndicate dan Battlefield4.

Third Person Shooter (TPS)
Adalah game yg mirip dengan FPS yaitu game jenis ini juga game tembak menembak hanya saja sudut pandang yg digunakan dalam game ini adalah orang ketiga dan tubuh karakter bisa di lihat keseluruhannya. Contoh : Spec Ops The Line dan Lost Planet 3.
Massively Multiplayer Online First Person Shooter (MMOFPS)
adalah permainan yang di mainkan secara online yang menggabungkan pemain FPS pada sebuah dunia virtual dimana para pemain dapat berinteraksi satu dengan lainnya. Contoh dari MMOFPS ini adalah Point Blank dan Cross Fire.
2. Strategy
Strategy adalah Jenis game yang mengharuskan pemainnya menggunakan taktik dan strategi untuk jeli dalam melihat setiap peluang, kelemahan musuh dan bijaksana dalam menggunakan sumber daya yang ada untuk mengatur suatu unit atau pasukan untuk menyerang markas musuh dalam rangka memenangkan permainan. biasanya di dalam game Strategy, kita dituntut untuk mencari uang, emas, poin atau semua yang berfungsi untuk untuk membiayai pasukan kita. Games Strategy dibagi 2 :
Real Time Strategy (RTS)
Pada game jenis ini, kita dapat mengendalikan pasukan secara langsung, dari mencari sumber daya, hingga menghancurkan musuh. Semua pertempuran ini dapat kita saksikan secara langsung.
Turn Based Strategy (TBS)
Game Jenis ini adalah game yang di jalankan secara bergiliran, saat kita mengambil keputusan dan menggerakan pasukan, saat itu pihak lawan harus menunggu, begitu pula sebaliknya, layaknya catur.
3. Racing
Racing adalah game yang di mainkan dengan mengendalikan sebuah kendaraan untuk memenangkan sebuah balapan atau garis finish dari suatu race, dalam game ini biasanya pemain dapat memilih & membeli kendaraan, mendandani, mengupgrade mesin dll. Contoh: Need For Speed dan MotoGp13.
4. Arcade

Arcade game adalah Jenis game yang tidak terfokus pada cerita, melainkan hanya dimainkan “just for fun” atau untuk kejar-mengejar point/highscore. Contoh : Pac-man World3
5. Fighting
Fighting Adalah Jenis game yang intinya harus menjatuhkan, mengalahakan bahkan membunuh lawan tandingnya, entah itu dengan pukulan, tendangan, combo, maupun dengan jurus special. Contoh: Tekken & Mortal Kombat
6. Sports
Sports Adalah jenis game bertema olahraga. Sistem, aturan dan cara permainan akan berbeda-beda tergantung jenis olahraga yang menjadi tema game tersebut. Contoh : Pes14 dan fifa14.
7. Vehicle Simulation
Jenis permainan ini mensimulasi pengoperasian beberapa kendaraan, kendaraan bisa berupa pesawat terbang, pesawat tempur, kereta, kendaraan perang, maupun kendaraan konstruksi. Contoh : Train Simulator, Truck Simulator, FlightGear, Tram, Orbiter.
8. Adventure
Adventure Adalah Jenis game yang umumnya membuat pemain harus berjalan mengelilingi suatu tempat yang telah di desain sedemikian rupa, seperti sebuah istana, gua yang berkelok, dan planet yang jauh. Pemain melakukan navigasi suatu area, mencari pesan-pesan rahasia, memperoleh obyek yang memiliki kemampuan yang bervariasi, bertempur dengan musuh, dan lain-lain. Untuk membuat game ini, diperlukan perencanaan yang akurat sehingga memiliki alur cerita yang menarik bagi pemain. Contoh: Tomb Raider
9. Simulation
Simulation Adalah jenis game yang memberikan pengalaman atau interaksi semirip mungkin dengan kendaraan yang aslinya, muskipun terkadang kendaraan tersebut masih eksperimen atau bahkan fiktif, tapi ada penekanan khusus pada detil dan pengalaman realistik menggunakan kendaraan tersebut. Contoh: Gran Turismo dan Flight Simulator.
10. Tycoon

Tycoon adalah game yg menjadikan kita sebagai seorang bussinesman yang akan mengembangkan sesuatu Property untuk dikembangkan hingga laku di pasaran. Contoh : Rooler Coaster dan Ride Carnival
11. Musical
Musical Adalah Jenis game yang menuntut pemainnya untuk menekan tombol sesuai dengan tombol yang ada di layar dengan diiringi dengan musik. Contoh: Guitar Hero & Dance Dance Revolution.
12. Platform
Platform Adalah Jenis game yang mengharuskan pemain mengarahkan suatu obyek dengan melalui berbagai tahap atau tingkatan area untuk menyerang musuh dan menghindar terhadap serangan. Jenis game ini sedikit serupa dengan action game, tetapi aksinya tidak secepat action game. Teknik collision detection sangat sering dimanfaatkan pada Jenis game ini. Contoh: Sonic The Hedgehog & Mario Bros.
13. Role Playing Game (RPG)
Role Playing Game Adalah Jenis game yang seringkali berupa multi-player game di mana setiap pemain memiliki karakter dengan kemampuan, kekuatan, dan kelemahan yang spesifik. Para pemain saling berkompetisi, berinteraksi, dan bertempur satu sama lain. Tampilan grafis yang khas untuk setiap karakter pemain ditambah dengan storyline yang mendebarkan akan sangat menarik dan memberikan pengalaman yang berbeda di dalam bermain. Contoh: Final Fantasy.
14. Action
Action Adalah Jenis game dengan fitur utama berupa banyaknya aksi di mana pemain harus memiliki keterampilan reaksi yang cepat untuk menghindari musuh atau menghindari rintangan. Contoh: Metal Gear Solid dan Ace Combat Assault Horizon.
15. Puzzle
Puzzle adalah game yang berintikan teknik pemecahan teka-teki, baik itu menyusun balok, menyamakan warna bola, memecahkan perhitungan matematika, melewati labirin, sampai mendorong-dorong kota masuk ke tempat yang seharusnya, itu semua termasuk dalam jenis ini. Sering pula permainan jenis ini adalah juga unsur permainan dalam video game petualangan maupun game edukasi. Contoh : Tetris, Minesweeper, Bejeweled, Sokoban dan Bomberman.
16. Historic

Historic gane jenis ini adalah game yang di buat berdasarkan cerita-cerita sejarah pada zaman dahulu. Contoh: Total War Romeo II
17. Real Life
Real Life adalah game yang di buat seperti kehidupan manusia sehari-hari. Contoh: Harvest Moon dan Farm Frenzzy 3.
18. Sandbox Game
Sandbox Adalah tipe game yang umumnya ditujukan untuk menjelajahi suatu kota atau tempat dimana karakter yang kita pakai bebas berinteraksi dengan objek disekitarnya. Mungkin game ini bisa di bilang mirip RPG tapi Sandbox sangat berbeda dengan RPG game, perbedaannya adalah tidak adanya peningkatan level karakternya. Contoh: GTA & Bully.
5. Software Pembuat Game
Mungkin sudah banyak para gamers membuat game mulai dari game sederhana ataupun dari 3D. dibawah ini adalah software yang digunakan untuk membuat game sederhana ataupun 3D:
a. Greenfoot
b. NetBeans IDE
c. Macromedia Flash
d. Unity 3D
e. 3D Game Studio
f. Cry Engine
g. Anvil Engine
h. IW Engine
i. Avalance Engine
j. Creation Engine


Rabu, 11 November 2015

Desain dan Pemodelan Grafik

 Jurnal 1:
http://eveevania.blogspot.co.id/2014/11/pengertian-desain-dan-pemodelan-grafik.html

 Jurnal 2:
https://loraanisya.wordpress.com/2015/10/09/desain-pemodelan-grafik/

 Jurnal 3:
http://neuroindonesian.blogspot.co.id/2011/10/desain-pemodelan-grafik.html

       Perbedaan yang terdapat pada ketiga jurnal tersebut adalah terletak pada sisi penulis menyampaikan pendapatnya. Jurnal pertama menyampaikan pada blognya secara formal atau langsung kepada inti dari yang ingin disampaikannya. Pada Laman pertama juga berbentuk khusus karena isi dari blog tersebut langsung kapada inti dari permasalahannya, namun pada halaman tersebut tidak tidak dicantumkan sumber resmi dari materi tersebut .
              
              Jurnal kedua lebih berfikir secara umum khusus atau secara kharfiah bersifat  secara deduktif  karena pada laman tersebut penulis pada awal penulisan apa yang dimaksud dari desain dan sebagainya, namun pada laman kedua tidak diacantumkan sumber laman yang resmi misalnya wikipedia dan sebaginya karena menurut penulis lebih percaya dengan sumber resmi seperti itu dibandingkan sumber dri blogger.

          Laman ketiga juga sama dengan link jurnal kedua yaitu berfikir secara deduktif dan sumbernya dapat dipercaya, namun pada laman tersebut kurang dijelaskan secara lengkap apa yang dimaksud dengan desain pemodelan grafik itu sendiri .

       penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa ketiga jurnal tersebut sangat baik namun ada beberapa kekurangan yang dapat diperbaiki, itu semua tergantung dari pribadi masing-masing, tetapi penulis berpendapat bahwa jurnal terbaik ada pada jurnal kedua karena dari sisi pemahaman sanga mudah untuk dipahami.

terima kasiih sudah membaca blog saya :) 


Rabu, 10 Juni 2015

Ayo Maju!!!


 Dampak E-Commerce terhadap Individu, Masyarakat dan Negara
 


           saya akan menjelaskan dampak E-Commerce terhadap Individu, terhadap Masyarakat, dan Negara.  E-Commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapatmelakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“.

A.   Dampak E-Commerce terhadap Individu
Dampak E-Commerce terhadap individu di bagi menjadi dua bagian yaitu dampak positif dan negatif:

1.    Dampak Positif
·         Konsumen dapat berbelanja atau mengolah bernagai transaksi lain dalam 24 jam sepanjang hari, sepanjang tahun di sebagian besar lokasi. Contohnya memeriksa saldo, membuat pembayaran, dan memperoleh informasi lainnya.
·         Konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bisa dipilih, namun juga daftar supplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang lebih banyak.
·         Konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya dengan mengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website tunggal yang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.
·         Memudahkan konsumen untuk berkomunikasi dengan produsen atau konsumen lain dan juga dapat saling bertukar pengalaman antara produsen atau konsumen lain.
2.    Dampak Negatif
·         Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
·         Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
·         Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
·         Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

B.   Dampak E-Commerce terhadap Masyarakat
Dampak E-Commerce terhadap Masyarakat juga di bagi menjadi dua bagian yaitu dampak positif dan dampak negatif :


1.    Dampak Positif
·         Semakin banyak manusia yang bekerja dan beraktifitas di rumah dengan menggunakan internet berarti mengurangi perjalanan untuk bekerja, belanja dan aktifitas lainnya, sehingga mengurangi kemacetan jalan dan mereduksi polusi udara.
·         Meningkatkan daya beli dan kesempatan masyarakat untuk mendapatkan produksi/service yang terbaik karena perusahaan yang mengeluarkan produk/service dapat menjualnya lebih murah karena biaya produksi yang rendah.
·         Mengurangi pengangguran karena masyarakat semakin bergairah untuk berbisnis karena cara kerja yang gampang dan tanpa modal yang besar.
·         Meningkatkan daya kreatifitas masyarakat, berbagai jenis produk dapat dipasarkan dengan baik, sehingga akhirnya juga membantu pemerintah untuk menggairahkan perdagangan khususnya usaha kecil menengah.
2.    Dampak Negatif
·         Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik, dimungkinkan terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal manusia untuk bersosialisasi dengan orang lain secara langsung.
·         Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan yang tidak, yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi daripada yang tidak.
·         Terbentuknya kelompok diantara golongan masyarakat yang memiliki tujuan tertentu dalam bisnis e-commerce yang hanya mementingkan keuntungan dari kelompok tersebut.
·         Hilangnya kebiasaan masyarakat yang melakukan jual beli secara langsung baik di pasar maupun pusat perbelanjaan, sehingga membuat para pedagang yang melakukan jual beli secara manual menjadi gulung tikar.


C.   Dampak E-Commerce terhadap Negara

Dampak E-Commerce terhadap individu dan masyarakat di bagi menjadi dua bagian yaitu dampak positif dan dampak negatif :


1.    Dampak Positif
·         Membantu negara berkembang untuk masuk ke dalam pasar internasional dengan bantuan dari negara maju.
·         Membuat laju pertumbuhan perdagangan digital masing-masing negara menjadi meningkat.
·         Pemasaran produk dari  suatu negara dapat menjangkau pasar internasional sehingga menjadi lebih cepat dan mudah.
·         Negara-negara dengan kontak yang lebih luas, baik itu perdagangan, pariwisata maupun lokasi geografis dengan dunia luar, cenderung lebih maju dalam teknologi digital


2.    Dampak Negatif
·         Biaya yang di gunakan untuk mengumpulkan informasi sangat mahal ketika mencari informasi  secara lintas negara.
·         Akibat dari biaya yang mahal, membuat proses perdagangan internasional antar  negara menjadi terhambat.
·         Negara-negara berkembang dengan penetrasi internet yang lebih tinggi meningkatkan ekspor ke negara berpenghasilan tinggi dibandingkan negara dengan penetrasi internet lebih rendah.
·         Biaya  komunikasi  yang di gunakan mungkin jauh lebih besar untuk ekspor ke negara-negara maju daripada mengekspor ke negara-negara tetangga yang berkembang.


Kamis, 30 April 2015

Pengalaman penulis belanja online

Pengalaman pertama belanja online di Lazada



Kali ini saya mau sharing pengalaman pertama belanja online di www.lazada.co.id . Disana terdapat banyak produk yang sedang ada diskon besar besaran. Lalu saya melihat sebuah produk yang memang ingin saya beli yaitu headset iphone , untuk menggantikan headset sebelumnya yang sudah tewas. Ketika saya ke teman saya bertanya berapa harga hedset iphone yang ia miliki  harganya Rp.400.000.- namun ketika saya lihat di   Lazada ini harganya hanya Rp.85.000.- saja .. Wow, selisihnya lumayan juga yaah, > Rp.315.000.- :D

Karena ini pertama kalinya saya akan belanja di Lazada, maka saya coba cari-cari info/review dari yang sudah duluan beli & google mengarahkan saya ke link berikut :
Pengalaman Belanja di Lazada Toko Online Terbesar di Indonesia
Pengalaman saya berbelanja di lazada dan dinomarket. PENTING !!
Pengalaman Belanja Online di Lazada.co.id
Pengalaman Belanja Online di Lazada.co.id
Pengalaman Belanja Online di Lazada.co.id
Pengalaman Belanja Online di Lazada.co.id
Pengalaman Belanja Online di Lazada.co.id

Membaca review tersebut, ada yang puas dan ada yang tidak. Tapi akhirnya saya putuskan membeli saja. Hal yang mendukung keputusan beli :
Bisa COD
Nah ini hal utama yang sangat menarik, karena dengan metode COD/bayar di tempat maka potensi penipuan saat transaksi hampir mustahil. Barang bisa di cek lalu kita bayar jika sesuai.

Harga sangat murah
Iya lah, selisihnya > Rp.315.000.-

Dijual dan dikirim oleh Lazada
Penjual dan pengirim produk yang saya beli ini langsung dari Lazada, bukan pihak lain. Lebih meyakinkan. Pastikan cek dulu penjual dan pengirim dari produk yang akan kita beli.

Barang bisa dikembalikan jika tidak sesuai


Gratis ongkos kirim

Saya putuskan beli, klak-klik & isi form pembelian. Waktu itu saya membeli sekitar jam 10.0hari sabtu  & betapa terkejutnya ketika besok 3 hari sorenya jam sekitar 18.00 WIB pesanan sudah hadir di depan rumah. Waktu itu ada nomor tiak dikenal menelpon, memperkenalkan diri sebagai kurir Lazada. Lalu sang kurir ramah tadi menyerahkan barang pesanan & saya pun membayarnya. Sang kurir juga mengingatkan seandainya tidak sesuai pesanan bisa dikembalikan dengan mengikuti prosedur/isi form pemesanan.

Oke, sekian sharing pengalaman kali ini pemirsa :)

Minggu, 25 Januari 2015

Softskill 3.4



Nama :

52413515 - Dimas Rizki ·       

53413328 - Fauzi Pratama ·        

55413951 - Muhammad Hamim

 

 

Form :

 



 Listing :

unit Unit1;
interface
uses

  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,

  Dialogs, ExtCtrls, StdCtrls;

 

type

  TForm1 = class(TForm)

    btnStart: TButton;

    Button2: TButton;

    lblClick: TLabel;

    btn1: TButton;

    btn2: TButton;

    btn3: TButton;

    btn4: TButton;

    Label2: TLabel;

    lblScore: TLabel;

    Label4: TLabel;

    edtName: TEdit;

    Timer2: TTimer;

    Timer3: TTimer;

    lblBravo: TLabel;

    Timer1: TTimer;

    Label1: TLabel;

    Label3: TLabel;

    Timer4: TTimer;

    lblWkt: TLabel;

    Label6: TLabel;

    procedure Selesai;

    procedure btnStartClick(Sender: TObject);

    procedure Timer1Timer(Sender: TObject);

    procedure btn1Click(Sender: TObject);

    procedure btn2Click(Sender: TObject);

    procedure btn3Click(Sender: TObject);

    procedure btn4Click(Sender: TObject);

    procedure edtNameKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);

    procedure Timer2Timer(Sender: TObject);

    procedure Timer3Timer(Sender: TObject);

    procedure Button2Click(Sender: TObject);

    procedure Timer4Timer(Sender: TObject);

  private

    { Private declarations }

  public

  Tukar, Score, Tanya,Waktu : Integer;

  Blink : Boolean;

  end;

 

var

  Form1: TForm1;

 

implementation

 

{$R *.dfm}

procedure TForm1.Selesai;

begin

Timer1.Enabled := False;

Timer4.Enabled := False;

btn1.Enabled := False;

btn2.Enabled := False;

btn3.Enabled := False;

btn4.Enabled := False;

 

lblScore.Visible := False;

edtName.Enabled := True;

edtName.SetFocus;

 

lblClick.Visible := False;

end;

 

 

procedure TForm1.btnStartClick(Sender: TObject);

begin

Score := 0;

Waktu := 60;

Tukar := 0;

 

lblScore.Visible := True;

lblClick.Visible := True;

lblClick.Left := 33;

lblBravo.Caption := '';

lblBravo.Visible := False;

edtName.Enabled := False;

edtName.Clear;

 

Timer1.Enabled := True;

Timer4.Enabled := True;

btn1.Enabled := True;

btn2.Enabled := True;

btn3.Enabled := True;

btn4.Enabled := True;

lblScore.Caption := '0';

lblWkt.Caption := '60';

 

end;

 

procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);

var

CapTmp : String;

begin

CapTmp := btn1.Caption;

btn1.Caption := btn2.Caption;

btn2.Caption := btn3.Caption;

btn3.caption := btn4.Caption;

btn4.Caption := CapTmp;

Inc(Tukar);

 

end;

 

procedure TForm1.btn1Click(Sender: TObject);

begin

if btn1.Caption = 'x' then

Score := Score + 10

else

Score := Score - 5;

 

lblScore.Caption := IntToStr(Score);

end;

 

procedure TForm1.btn2Click(Sender: TObject);

begin

if btn2.Caption = 'x' then

Score := Score + 10

else

Score := Score - 5;

 

lblScore.Caption := IntToStr(Score);

end;

 

procedure TForm1.btn3Click(Sender: TObject);

begin

if btn3.Caption = 'x' then

Score := Score + 10

else

Score := Score - 5;

 

lblScore.Caption := IntToStr(Score);

end;

 

procedure TForm1.btn4Click(Sender: TObject);

begin

if btn4.Caption = 'x' then

Score := Score + 10

else

Score := Score - 5;

 

lblScore.Caption := IntToStr(Score);

end;

 

procedure TForm1.edtNameKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);

begin

if Key = #13 Then

begin

lblBravo.Visible := True;

if Score >= 50 then

lblBravo.Caption := 'Selamat Anda Menang' + ' ' + edtName.Text

else

lblBravo.Caption := 'Not Lucky' + ' ' + edtName.Text;

 

btnStart.SetFocus;

end;

end;

 

procedure TForm1.Timer2Timer(Sender: TObject);

begin

Blink := not Blink;

if Blink then

lblBravo.Font.Color := clRed

else

lblBravo.Font.Color := clBlue;

end;

 

 

procedure TForm1.Timer3Timer(Sender: TObject);

begin

if lblClick.Left <= 230 Then

lblClick.Left := lblClick.Left + 1

else

lblClick.Left := 0;

end;

 

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);

begin

Tanya := Application.MessageBox('Apa kau yakin ingin keluar permainan ?',

'Confirmation', MB_YESNO + MB_ICONQUESTION);

if Tanya = 6 then

begin

Application.MessageBox('Terimakasih telah bermain', 'Byee. . Byee..', MB_OK + MB_ICONINFORMATION);

Application.Terminate;

end;

end;

 

procedure TForm1.Timer4Timer(Sender: TObject);

begin

if lblWkt.Caption = '0' then

Selesai

else

Waktu := Waktu - 1;

lblWkt.Caption := IntToStr(Waktu);

end;

end.

 

Output :

 



 
Powered By Blogger